
JAKARTA,BRANINEWS.ID
Presiden Prabowo Subianto dipastikan melantik Komite Reformasi Polri pekan Lembaga ini dibentuk dalam rangka membenahi institusi baju coklat Korps Bhayangkara.
Seperti dikatakan Mensesneg Hadi,Presiden akan mengumumkan secara langsung sekaligus melantik siapa saja yang akan tergabung dalam Komite Reformasi Polri.
“Minggu depan,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat ditemui usai Perayaan HUT ke-80 TNI yang digelar di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025), kepada wartawan.

Hadi mengungkapkan, Presiden akan mengumumkan secara langsung sekaligus melantik siapa saja yang akan tergabung dalam Komite Reformasi Polri.
Namun, ia enggan membocorkan berapa banyak tokoh yang akan tergabung dalam Komite Reformasi Polri bentukan Presiden.
Nanti, dia (Prabowo) bilang, Prof nanti ada di situ dan akan diajak juga para pakar di bidang hukum tata negara,” kata Yusril di kantornya, Jumat (26/9).
Yusril menambahkan, selain dirinya, ada beberapa pakar hukum tata negara lain yang juga akan masuk di dalam komite tersebut.
“Sejumlah nama sudah digadang-gadang menjadi anggotanya Pak Mahfud, Pak Jimly, dan lain-lain begitu, dan akan bekerja,” beber Yusril.
Hal ini mengonfirmasi kabar Komite tersebut akan diisi oleh sembilan tokoh.
“Loh, kok sudah tahu? Sudah dapat bocoran ya? Oke ya, makasih ya,” pungkasnya.
Sebeleumnya, Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, sempat mengatakan Presiden Prabowo Subianto akan segera menyusun Komite Reformasi Polri.
Dia bercerita, Prabowo berencana memasukkan namanya di dalam susunan komite tersebut.
Misalnya mantan Menkopolhukam Mahfud MD hingga eks Ketua MK, Jimly Asshiddiqie.(STG/ED/Red)
