BREBES BRANINEWS.ID || Warga Desa Cinanas, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, mengeluhkan kondisi jalan poros antar kabupaten yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki.
Jalan sepanjang sekitar 750 meter yang menghubungkan wilayah Brebes dengan Banyumas dan Cilacap itu kini tampak berlubang, becek, dan sulit dilalui kendaraan.

Kepala Desa Cinanas, Hensika Sindi Setiawan, S.Pd, mengatakan pihaknya telah berulang kali melaporkan kerusakan tersebut ke pemerintah kabupaten. Namun hingga kini, belum ada tanda-tanda perbaikan dilakukan.

“Kami sudah melapor ke Dinas PU melalui UPTD Bantarkawung dan juga lewat reses anggota dewan. Petugas PU bahkan sudah mengukur panjang jalan yang rusak sekitar 750 meter. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” ujarnya saat dihubungi, Kamis (30/10/2025).

Menurut Hensika, jalan poros tersebut sangat vital bagi masyarakat karena menjadi jalur utama pengangkutan hasil bumi dari pedesaan menuju wilayah kabupaten tetangga. Kondisi rusak yang dibiarkan terlalu lama membuat warga merasa diabaikan.

Tak hanya di ruas poros antar kabupaten, kerusakan juga terjadi di selatan Jembatan Sungai Cikuya hingga Gardu Dukuh Karang Gempol, Desa Cinanas. Jalan kabupaten di lokasi itu bahkan hanya berupa urugan sirtu dan tanah, sehingga sangat licin ketika hujan.

Seorang warga yang melintas mengaku khawatir setiap kali melewati jalan tersebut.

“Kalau musim hujan, becek sekali. Kami harus jalan di pinggir karena tanahnya licin dan banyak rumput liar,” keluhnya.
Hensika menambahkan, selain ruas Cinanas–Banyumas–Cilacap, pihaknya juga telah mengusulkan perbaikan jalan dan jembatan menuju Dukuh Kubangsari Pruwatan Kecamatan Bumiayu, serta peninggian badan jalan di wilayah selatan Sungai Cikuya.

“Kalau ada perbaikan, jalan di selatan Cikuya itu harus ditinggikan sekitar tiga meter karena sering tergenang saat musim hujan,” terangnya.

Masyarakat berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan kabupaten tersebut. Selain menghambat aktivitas warga dan pelajar, kondisi jalan yang rusak juga berpotensi membahayakan pengguna jalan.

“Kami hanya ingin pemerintah hadir dan peduli. Jangan tunggu rusak makin parah baru diperbaiki,” pungkas Kepala Desa Cinanas. ( Alex MT )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *