
Bupati Pati Sudewo tinjau Jembatan Kalironggo
PATI-BRANINEWS.ID || Kamis (06/11/25),
Jembatan Kalironggo di Desa Baturejo Kecamatan Sukolilo direncanakan akan segera dibangun, karena konstruksinya dinilai sudah tidak sesuai.
Model jembatan dengan pilar di tengah dan posisi ketinggiannya, menjadi salah satu faktor penyebab air sungai meluap dan sampah tersangkut, sehingga banjir di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, melalui Kabid Bina Marga, Hasto Utomo menerangkan, konstruksi Jembatan Kalironggo akan ditinggikan dan rangkanya menggunakan baja.
“Pak Bupati menginginkan jembatan itu nanti ditinggikan dan tanpa pilar di tengah. Rentangnya 40 meter dan lebar 6 meter, menggunakan rangka baja. Sehingga ketika banjir, air permukaan sungai masih di bawah jembatan”, terang Hasto Utomo, Kamis (06/11/25).
Hal yang menjadi kendala terkait rencana pembangunan itu, tambah dia, yaitu Jembatan Kalironggo saat ini masih berstatus aset milik desa.
“Pak Bupati sedang berkoordinasi dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), terkait rencana pembangunan Jembatan Kalironggo”, tambahnya.
Termasuk masalah teknis dan sumber anggarannya, Hasto menyebut, masih dalam kajian.
Diharapkan, dengan pembangunan jembatan itu, ke depan akan dapat mencegah terjadinya banjir di sepanjang daerah aliran sungai, yang meliputi Desa Baturejo, Baleadi, Wotan, Srikaton hingga Talun.
Selain karena faktor konstruksi jembatan, pendangkalan dan penyempitan sungai di wilayah itu, juga menjadi faktor penyebab banjir.
DPUTR akan menerjunkan alat berat untuk menormalisasi sungai itu, Sungai JU II, yang merupakan hulu Sungai Silugonggo.
Pembangunan ini menjadi akselerasi dan penajaman visi misi Bupati Sudewo. Ia pun telah melakukan peninjauan lokasi; dan memastikan pekerjaannya akan dilakukan secara tuntas.
(Reporter: Usman)
