
BRANINEWS.ID, INDONESIA
Kurang dari 24 jam, 2025 sudah berganti ke Tahun 2026. Apa saja yang dilakukan Prabowo selama 2025. Dan apa saja yang terjadi selama 2025. Berikut kilas balik rangkuman kejadian di negeri tercinta Indonesia.
Sektor Ekonomi
Gas LPG & beras langka
BBM Swasta langka
Harga emas tembus Rp2,5 juta per gram Nilai tukar Rupiah sempat 17 K per USD
79.302 orang terdampak PHK sepanjang 2025.
Kebijakan pemerintah
Pemberlakuan PPN 12% untuk barang mewah
Pemblokiran rekening nganggur 3 bulan
Penyitaan lahan yang 2 tahun nganggur.
Kafe putar musik kena royalti
Danantara didirikan
Pemerintah tulis ulang kurikulum sejarah Indonesia
Reshuffle kabinet pertama Presiden Prabowo.
Utang Whoosh tembus 118 triliun.
Menkeu Purbaya, berikan 200 triliun ke Bank Himbara.
Hukum
Pembahasan RUU Perampasan Aset masih ditunda.
RUU TNI disahkan, perwira aktif boleh jabat posisi sipil
RUU KUHAP disahkan setelah banyak kontroversi di masyarakat.
MK larang polisi aktif menduduki jabatan sipil
Reformasi polri dibentuk
PP perpol di setujui.
Korupsi Berbagai Sektor
Kasus Pertamax oplo5an rugikan negara 193,7 triliun
Kasus LPEI, 11,7 triliun
Kasus impor gula Tom Lembong.
Kasus ekspor minyak sawit Wilmar Group 11,8 triliun
-Kasus akuisisi kapal ASDP, Ira Puspadewi
Kasus Crome book, Nadiem Makarim
Kasus tambang timah di Bangka Belitung
Berbagai Daerah Demontrasi
Demo Indonesia gelap
Demo tolak kenaikan PBB 500% di Pati.
Demo tolak kembalinya Dwifungsi ABRI lewat UU TNI
Demo tolak kenaikan tunjangan perumahan DPR sebesar 300%.
Dihantam Bencana
Banjir bandang & longsor Sumatera
Banjir bandang di Malang
Banjir bandang dan rob di Subang.
Banjir rob di Jakarta Utara akibat tanggul laut bocor
Erupsi serentak Gunung Semeru dan Lewotobi
Lingkungan dan kesehatan
Pencemaran limbah nikel di Raja Ampat.
Zat radioaktif menyebar di Cikande, Tangerang
K4sus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah.
ISU PANAS TERUS BERGULIR
Dugaan Ijazah palsu Jokow!
Dugaan Ijazah palsu Gibran
Bahkan ditemukan bandara pribadi di Morowali, Sulawesi di duga ada negara dalam negara (**)
