BRANINEWS.ID, INDONESIA-Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF) menjawab unjuk kekuatan tersebut dengan mengirimkan 16 unit jet tempur Mitsubishi F-2. Pengerahan ini bukan sekadar patroli biasa; keenam belas pesawat tempur tersebut terbang dalam konfigurasi tempur penuh anti-permukaan.

Merespons peningkatan aktivitas Angkatan Laut Cina yang provokatif di perairan sekitar wilayahnya, Jepang melancarkan “gertakan balik” yang signifikan dengan mengerahkan kekuatan udara pemukul utamanya.

Setiap F-2 membawa empat rudal anti-kapal canggih ASM-2 (Tipe 93), sehingga total terdapat 64 rudal yang siap diluncurkan secara simultan ke arah armada Cina.

Dilansir dari portal Militer di akun Facebook nya,aksi militer udara beladiri Jepang mengirimkan pesan pencegahan yang sangat keras dari Tokyo bahwa mereka memiliki kemampuan nyata untuk menghancurkan kekuatan laut Cina jika konflik terbuka pecah.

Peristiwa ini terjadi ketika armada besar Cina, yang mencakup kapal induk Liaoning dan kapal perusak tipe 055, berlayar melewati Selat Miyako yang strategis di dekat Okinawa menuju Pasifik.

ASM-2 dikenal sebagai rudal subsonik dengan pemandu imaging infrared yang sulit dikelabui dan memiliki kemampuan terbang menyusur permukaan laut (sea-skimming).

Jumlah 64 rudal ini menghadirkan ancaman serangan saturasi yang masif, yang secara teoritis mampu menembus sistem pertahanan udara armada Cina dan menenggelamkan target bernilai tinggi, termasuk kapal induk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *