Oplus_131072
Ilustrasi Militer AS Versus Militer Cina

BRANINEWS.ID, INDONESIA-Industri pertahanan AS dinilai tidak memiliki kapasitas untuk memproduksi ulang senjata tersebut dengan kecepatan yang dibutuhkan untuk mengimbangi skala produksi massal China.

Sebuah dokumen rahasia Pentagon yang bocor, dikenal sebagai “Overmatch Brief”, mengungkap prediksi mengejutkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mengalami kekalahan telak jika terlibat perang terbuka melawan China untuk mempertahankan Taiwan.

Dokumen tersebut menyebutkan bahwa kekuatan militer AS saat ini memiliki kerentanan fatal yang dapat dimanfaatkan oleh strategi militer Beijing.

Industri pertahanan AS dinilai tidak memiliki kapasitas untuk memproduksi ulang senjata tersebut dengan kecepatan yang dibutuhkan untuk mengimbangi skala produksi massal China.

Selain itu, strategi China yang mengandalkan ribuan rudal balistik murah dan hipersonik diprediksi mampu melumpuhkan aset mahal AS, seperti kapal induk dan pangkalan udara, dalam fase awal konflik.

Keunggulan geografis China, seperti dilansir dari Zona Jakarta,Cina memiliki jalur suplai pendek dibandingkan AS yang harus melintasi Pasifik, membuat posisi Washington semakin terjepit. Tanpa perombakan militer besar-besaran, intervensi AS di Taiwan dinilai akan berakhir dengan kerugian katastropik.

Faktor utama penyebab kekalahan ini adalah kegagalan logistik dan industri. Dokumen tersebut menyoroti bahwa dalam perang intensitas tinggi, stok amunisi presisi AS—termasuk rudal anti-kapal jarak jauh—akan habis hanya dalam hitungan hari( CAP/ ZOJA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *