JAKARTA, BRANINEWS.ID-Indonesia memperoleh skor tinggi berkat modernisasi armada dan peningkatan kemampuan operasional TNI AL dalam beberapa tahun terakhir.

Pengakuan global ini dinilai sejalan dengan visi Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, di mana kekuatan laut menjadi pilar utama dalam menjaga jalur pelayaran internasional, keamanan kawasan, serta perlindungan sumber daya laut nasional.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia menegaskan bahwa penguatan TNI AL merupakan bagian dari strategi nasional menjaga kedaulatan wilayah dan stabilitas kawasan.

Dunia internasional kini g0menaruh perhatian serius terhadap kekuatan maritim Indonesia. Dalam lanskap pertahanan global tahun 2026, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dinobatkan sebagai angkatan laut terbesar ke-4 di dunia berdasarkan pemeringkatan True Value Rating (TvR) oleh pengamat militer internasional World Directory of Modern Military Warships (WDMMW).

Peringkat tersebut menempatkan Indonesia sejajar dengan kekuatan maritim utama dunia, hanya berada di bawah Amerika Serikat, China, dan Rusia. Capaian ini menjadi tonggak penting dalam transformasi pertahanan nasional, khususnya di sektor kemaritiman.

Pemeringkatan TvR menilai kekuatan angkatan laut secara komprehensif, tidak hanya dari jumlah armada, tetapi juga kualitas teknologi, keseimbangan jenis kapal, dukungan logistik, serta kesiapan tempur.

“Pembangunan kekuatan TNI, termasuk Angkatan Laut, diarahkan untuk memiliki kemampuan pertahanan yang efektif, modern, dan berdaya gentar guna menjaga kedaulatan serta kepentingan nasional,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan RI dalam keterangan resminya terkait program pembangunan kekuatan TNI.

masukkan script iklan disini
Modernisasi tersebut mencakup pengadaan kapal perang permukaan, kapal selam, serta penguatan sistem senjata dan sensor maritim. Program ini juga melibatkan industri pertahanan dalam negeri melalui pembangunan kapal perang di galangan nasional sebagai bagian dari kemandirian alutsista.

TNI Angkatan Laut menilai pengakuan internasional ini sebagai hasil kerja jangka panjang institusi dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapan tempur.

“TNI AL terus bertransformasi menjadi angkatan laut yang modern, profesional, dan siap menghadapi berbagai bentuk ancaman di wilayah perairan yurisdiksi nasional,” sebagaimana disampaikan TNI AL dalam publikasi resminya terkait pembangunan kekuatan dan pembinaan personel.

Dengan posisi strategis Indonesia yang berada di persilangan dua samudra dan jalur perdagangan dunia, kekuatan TNI AL kini tidak hanya berfungsi sebagai penjaga kedaulatan, tetapi juga sebagai elemen penting dalam menjaga stabilitas maritim regional dan global.

Selain penguatan alutsista, TNI AL juga menitikberatkan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, latihan bersama internasional, dan penguasaan teknologi pertahanan maritim mutakhir.( JURMIL/BRADE/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *