
JAKARTA, BRANINEWS.ID-Lima jam pertemuan tim Abraham Samad di Jalan Kertanegara berbincang diskusi dengan Presiden Prabowo Subianto.Mantan Ketua KPK, Abraham Samad, baru saja membocorkan detail pertemuan nya bersama Presiden Prabowo Subianto (30/1),baru baru ini.
Bukan sekadar makan malam biasa, ini adalah panggung pembuktian nyali sang Presiden,Janji Bak4r Oligarki Prabowo dengan tegas menyatakan tidak akan ada negosiasi bagi para perampok SDA. “Saya akan kejar oligarki yang merampok negara sampai kapan pun! Mau 9 NAGA sekalipun, saya kejar!” tegas Prabowo di depan para tokoh bangsa.
Janji ini menjadi pertaruhan besar: Apakah hukum akan benar-benar tegak atau sekadar retorika?
Poin “Panas” Hasil Diskusi Reformasi Polri Harga Mati: Seluruh tokoh yang hadir, termasuk Samad dan Siti Zuhro, sepakat bahwa kepolisian harus direformasi total tanpa tapi!
KPK Dikebiri Samad secara blak-blakan menyentil Prabowo bahwa faktor hancurnya KPK adalah Revisi UU 2019 yang memangkas independensi. Ia mendesak KPK dikembalikan seperti dulu, bukan di bawah kendali eksekutif” . tegas Abraham.
Sinyal Keluar dari Board of Peace? Soal gabungnya Indonesia ke Board of Peace bentukan Donald Trump, Prabowo menegaskan itu BUKAN HARGA MATI. Jika merugikan Palestina dan Gaza, Indonesia siap tarik diri!
SDA adalah Kunci Fokus utama kini adlh penyelamatan Sumber Daya Alam untk mendongkrak pendapatan negara yg selama ini bocor ke kantong-kantong pribadi.Provokasi untuk Publik: Abraham Samad sdh memberikan “resep” jitu: Independensi KPK harus dipulihkan dan rekrutmen komisioner jangan lagi mengabaikan suara rakyat.
Pertanyaannya…Beranikah Presiden Prabowo memulihkan marwah KPK yang sudah kadung “ompong” akibat UU hasil revisi itu?
Dan mampukah janji memburu “9 Naga” itu terealisasi, atau justru mereka yang akan menjinakkan kekuasaan?( F/BMS)
