
BOGOR, BRANINEWS.ID-Menteri Pertahanan,Sjafrie yang merupakan Ketua Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyebut akan menyikat semua perusahaan tambang ilegal yang beroperasi dengan mengeruk kekayaan alam Indonesia. Ia juga menyebut menembus Rp5 ribu triliun kebocoran anggarannya.
Ada pengusaha yang menjalankan roda perusahaan berkedok legal, tetapi praktiknya malah merugikan negara diklaim Sjafrie ia miliki datanya.
Dia mengajak seluruh elemen bangsa untuk membela negara dari ancaman ekonomi. Pasalnya, saat ini, kedaulatan negara sedang diusik dari dalam.
“Ada 10 orang yang menguasai ekonomi kita, itulah data yang saya terima. Ada pengusaha-pengusaha tampil legal tapi tindakannya ada ilegal. Jadi kita mau fokus bahwa kedaulatan kita terancam oleh kedaulatan ekonomi,” ujar Sjafrie dalam Retret PWI di Pusat Kompetensi Bela Negara BPSDM Kemenhan, Desa Cibodas, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1/2026).
“Mungkin Bapak-Bapak pernah mendengar Satuan Tugas Penertiban Hutan, kita mengehentikan penyelundupan di Maluku dan lainnya,” kata dia.
“Ini karena kita lupa bahwa kita perlu menjaga kedaulatan negara, kedaulatan politik, ekonomi, dan kedaulatan wilayah,” kata Sjafrie.
Sjafrie mencontohkan, penyelundupan timah, sawit, dan hasil tambang pada era reformasi, sangat marak terjadi.Dia menuding, permainan kotor pengusaha menyebabkan kebocoran anggaran hingga Rp 5.770 triliun.
“Kalau ada niat dan ada kesempatan, terjadilah kerusakan. Ini yang kita bereskan. Negara tidak boleh kalah oleh keserakahan,”pungkas Sjafrie.( JURPOL)
