JAKARTA, BRANINEWS.ID-Hingga saat ini sejumlah pihak mendesak Presiden Prabowo Subianto mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit. Bahkan beberapa tokoh yang bertemu Prabowo sepakat meminta Kapolri diganti.

Terkait hal wacana dan desakan pergantian itu, Penasihat Ahli Kapolri Bidang Politik Hermawan Sulistyo memberikan respons.

Ia menegaskan keputusan mengganti atau mempertahankan Kapolri Listyo Sigit sepenuhnya kewenangan Prabowo.

Pasalnya Prabowo merupakan pemegang otoritas tertinggi.

Hal itu disampaikan Hermawan saat ditemui di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Jakarta pada Rabu (4/2). “User-nya itu siapa sih? Presiden. Ya terserah Presiden lah. Saya kira Kapolri juga tidak mau terus-terusan,” kata Hermawan.

Hermawan menilai pertanyaan soal perlu atau tidaknya pergantian Kapolri, kerap salah sasaran. Ia menyebut pertanyaan itu tidak seharusnya ditujukan kepada Kapolri. Sebaliknya, pertanyaan itu ditujukan kepada pihak lain yang memiliki kewenangan menentukan jabatan tersebut.
Hermawan kembali menegaskan polemik Kapolri mundur atau diganti tidak bisa dilepaskan dari kewenangan Presiden. Oleh karena itu, ia menilai perdebatan publik mengenai hal tersebut kerap keluar dari konteks.

Sementara,kritik tajam datang dari mantan Kabareskrim Polri, “Polri mau dibawah siapapun tidak masalah, Purnawirawan Polri di tempatkan dibawah siapapun juga tidak masalah,yang paling penting adalah kualitas kerja dan perilaku,” ujar Komjen pol Pur Susno Duadji (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *