PATI,BRANINEWS.ID–Sebelum tabuh bedug Asar,pengledahan Rumah Riyoso yang juga adik kandung mantan ketua DPRD Soenarwi diobok obok Komisi Pemberantasan Korupsi /KPK ,(27/2). Pengeledahan dikawal ketat oleh pihak kepolisian dalam upaya mendukung tugas KPK.

Beredar dimedia sosial ,pengledahan rumah mantan plt sekda pati tersebut, dikaitkan adanya pengondisian proyek yang bernilai Rp,500 milyar di Markasnya DPUTR Pati.

Sebab,pejabat yang pernah viral soal kasus vidiocoll asusila itu sebelumnya dipanggil oleh KPK.Setelah itu rumahnya di Desa Ngarus Kecamatan Pati di obok obok tim anti raswah,27/2/2026.

Tim pasukan anti raswah dari gedung merah putih itu terus bergerak mencari data dokumen,pengeledahan terkait kasus korupsi yang menjerat Sudewo.

Pengeledahan tersebut bertujuan mencari bukti bukti tambahan terkait penangkapan Sudewo.KPK terlihat berpindah tempat dalam pengeedehan dari rumah pejabat patj yang dianggap kroni kroninya.

Sebelumnya KPK juga obok obok rumah mantan narapidana korupsi dana hibah KONI tahun 2012.,dan Mudasir juga bagian dari tim delapan suksesor Sudewo.

Seperti dilansir dari sinarnusantara.com,KPK terlihat menyisir secara teliti,memeriksa berkas berkas data pendukung di rumah Riyoso yang dikenal akrab dan loma kepada sejumlah awak media penjilat lokalan di bumi Pati.

KPK juga terlihat sedang memasukan berkas berkas penting kedalam koper warna merah dan hitam,lalu dimasukan kedalam mobil oleh petugas KPK.Usai penggeledahan ,awak media hendak minta wawancara ( doorstop) ,namun pihak petugas komisi anti raswah tak bersedia menjawab pertanyaan wartawan.

Menurut penulisan media sinarnusantara,yang dikutip media ini,KPK gekedah rumah Riyoso eks plt sekda pati,ditengarai kemungkinan ada dua opsi,pengledahan itu terkait keterlibatan Riyoso dalam membuat akta notaris surat pendirian koperasi merah putih yang di buat istrinya.

Lalu warga pati berharap ,resik resik penjahat berdasi di pati tak berhenti ,sebelum menggulung semua pejabat pati yang korupsi.” Harapan kami komisi kpk tak berhenti,tidak tebang pilih mengusut tuntas kasus korupsi,meski operasi kpk di pati terkait dendam politik pejabatnya hingga turun ke pati,” ujar warga yang tak bersedia ditulis namanya.(SC/SN/BRARED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *