BRANINEWS.ID — “Bukankah Trump mengatakan bahwa angkatan laut Iran telah dihancurkan? Jika demikian, biarkan dia mengirimkan kapalnya ke Teluk Persia jika dia berani,” kata seorang juru bicara IRGC.

Hal ini menyusul ancaman dari Trump yang ingin semua sekutunya mengirimkan kapal perang ke Timur Tengah.

IRGC menantang Donald Trump mengirimkan kapal perang AS untuk mendukung klaim Washington bahwa angkatan laut Iran telah hancur.
Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menantang Presiden AS Donald Trump untuk adu kekuatan di Selat Hormuz.

“Bukankah Trump mengatakan bahwa angkatan laut Iran telah dihancurkan? Jika demikian, biarkan dia mengirimkan kapalnya ke Teluk Persia jika dia berani,” kata seorang juru bicara IRGC.

Sejumlah negara sekutu Trump juga menyatakan penolakan untuk bergabung dalam perang melawan Iran. Termasuk untuk mengirimkan kapal tempur ke Selat Hormuz.

Bahkan persenjataan canggih juga disimpan sebagai cadangan.Iran sejauh ini melaporkan telah menembak 700 rudal dan 3.600 drone terhadap target AS dan Israel. Ia menambahkan bahwa kemampuan ofensif Iran telah meningkat signifikan sebagai pembalajaran perang 12 hari pada Juni lalu.

Iran juga menegaskan bahwa mereka tak akan pernah menyerah atas agresi yang dilakukan oleh AS.
Sementara Teheran sekaligus memperingatkan bahwa setiap eskalasi baru dapat memicu konflik regional yang lebih luas.

Australia juga tidak akan mengirim kapal ke Selat Hormuz meskipun ada seruan dari Presiden AS Donald Trump agar sekutu membantu mengamankan jalur air penting tersebut. Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naini juga menegaskan bahwa sebagian besar persenjataan yang dimiliki oleh IRGC masih utuh.( ITR/3 MTA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *