BRANINEWS.ID || Amerika kini lumpuh secara operasional untuk misi Timur Tengah. Para pemimpin Eropa beralasan bahwa mereka tidak ingin terseret ke dalam perang terbuka yang dinilai melanggar hukum internasional dan berisiko memicu krisis pengungsi serta lonjakan harga energi yang tak terkendali di benua biru.

Sementara pasukan Israel tidak akan ikut serta dalam operasi darat AS di Iran, menurut laporan media Israel, saat Washington mempertimbangkan apakah akan memperluas perannya dalam perang tersebut. Channel 12 mengatakan pada hari Minggu (29/3/2026) bahwa jika Amerika Serikat melancarkan serangan darat, “tentara Israel tidak akan berpartisipasi di darat”.

Sikap pembangkangan sekutu ini memaksa militer Amerika Serikat untuk mencari rute alternatif yang jauh lebih panjang, yang secara teknis mengurangi efektivitas serangan mendadak mereka.

Solidaritas NATO menghadapi ujian terberat setelah gelombang negara-negara Eropa secara resmi melarang penggunaan pangkalan udara mereka oleh Amerika Serikat untuk menyerang Iran.

Menyusul langkah berani Spanyol, kini Italia dan beberapa negara Uni Eropa lainnya menyatakan sikap tegas untuk tidak terlibat dalam eskalasi militer yang dipicu oleh pemerintahan Donald Trump.

Penutupan akses ini mencakup pelarangan jet tempur dan pesawat pengebom strategis AS untuk melakukan pengisian bahan bakar maupun peluncuran misi tempur dari wilayah kedaulatan mereka.

Keputusan kolektif ini merupakan pukulan telak bagi logistik tempur Pentagon di kawasan Mediterania. Pangkalan-pangkalan vital yang selama ini menjadi tumpuan kekuatan udara.

Washington merespons dengan ancaman peninjauan ulang pakta pertahanan, namun negara-negara Eropa tetap bergeming demi menjaga stabilitas regional.

Fenomena ini menandai pergeseran geopolitik besar, di mana Eropa kini lebih memilih jalur diplomasi mandiri dan menolak menjadi instrumen perang bagi kebijakan luar negeri Amerika yang dianggap terlalu agresif.( KUB )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *