
BRANINEWS.ID || Israel menyetujui pengangkatan Roman Gofman sebagai Kepala Badan Intelijen Mossad, Dikutip Reuters, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu sebelumnya mengajukan nominasi Gofman pada Desember 2025.
Komite penunjukan pejabat senior kemudian menyetujui pencalonan tersebut. Gofman dijadwalkan mulai menjabat pada Juni 2026,menggantikan David Barnea. Keputusan tersebut diumumkan kantor Perdana Menteri Israel pada Minggu.
Gofman memiliki latar belakang teknik dan pernah bertugas sebagai ajudan bagi Presiden Israel Reuven Rivlin dan Isaac Herzog. Pengalaman operasional dan kedekatannya dengan pengambil kebijakan menjadi pertimbangan utama dalam penunjukannya memimpin Mossad, di tengah meningkatnya ketegangan kawasan, khususnya terkait Iran.
Gofman, 49 tahun, merupakan Mayor Jenderal di Israel Defense Forces (IDF). Ia saat ini menjabat sebagai Sekretaris Militer Perdana Menteri dan dikenal sebagai figur dekat dalam lingkaran kepemimpinan keamanan Israel.
Dalam karier militernya, Gofman terlibat dalam berbagai operasi strategis. Ia juga bergerak cepat ke wilayah selatan Israel saat serangan infiltrasi yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober 2023 untuk membantu evakuasi dan pengamanan warga.
Gofman pernah memegang jabatan komando senior, termasuk komandan Batalyon ke-75, Brigade Regional Etzion, Brigade Lapis Baja ke-7, Divisi Bashan, dan Pusat Pelatihan Darat IDF di Tze’elim. Ia juga merupakan perwira IDF paling senior yang terluka selama perang Gaza.( MTR/3)
