BRANINEWS.ID –Tokoh legendaris milisi Irak, Abu Azrael (Ayyub Faleh al-Rubaie), dilaporkan telah tiba di Teheran di tengah memanasnya situasi geopolitik regional. Kehadiran komandan PMF yang dijuluki “Malaikat Maut” ini diyakini sebagai misi koordinasi militer tingkat tinggi untuk merespons pelanggaran gencatan senjata dan ancaman keamanan di perbatasan.

Langkah ini mempertegas sinergi antara militer Iran dengan jaringan milisi lintas batas. Para pengamat menilai, kemunculan Abu Azrael di ibu kota Iran adalah pesan terbuka bagi Amerika Serikat dan Israel bahwa proksi-proksi regional kini dalam posisi siaga penuh. Di tengah dinamika yang terus berkembang, keterlibatan aktor non-negara seperti Abu Azrael kembali menjadi faktor penentu dalam menjaga pengaruh strategis Iran di kawasan Timur Tengah.(BTNM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *