BRANINEWS.ID|| Permintaan dollar AS meningkat di sejumlah money changer Jakarta seiring pelemahan rupiah yang mendekati level Rp 18.000 per dollar AS. Meski transaksi meningkat, pelaku usaha penukaran valuta asing memastikan stok dollar masih tersedia dan tidak mengalami kelangkaan.

Dalam sepekan terakhir, rupiah tercatat melemah 136 poin, dari Rp 17.744 pada Senin (25/5/2026) menjadi Rp 17.880 per dollar AS pada Jumat (29/5/2026). Kondisi ini mendorong sebagian nasabah menjual dollar untuk mengambil keuntungan, sementara lainnya justru memilih menahan valas karena memperkirakan kurs masih berpotensi naik.

Selain dollar AS, permintaan valuta asing lain seperti dollar Singapura, ringgit Malaysia, riyal Arab Saudi, dan baht Thailand juga meningkat untuk kebutuhan ibadah dan perjalanan. Di tengah pergerakan kurs ini, money changer menyebut stok valuta asing tetap aman meski aktivitas transaksi naik.

Menurut Anda, apakah pelemahan rupiah seperti ini lebih banyak menjadi peluang atau justru tantangan bagi masyarakat.SBKMP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *