Oplus_131072

JAKARTA,BRANINEWS.ID||Massa mahasiswa mengaku kaget dengan kehadiran pasukan TNI AD yang ikut berjaga dalam unjuk rasa di sekitar Bundaran HI, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026) sore. Salah satu peserta aksi, Gifar (20), mengatakan baru kali ini melihat banyak personel TNI AD ikut berjaga di titik aksi.

Menurut Gifar, kehadiran personel militer dalam aksi unjuk rasa merupakan kejanggalan yang patut dipertanyakan. Ia menilai tidak ada regulasi yang menjelaskan bahwa tugas pokok TNI adalah menjaga demonstrasi masyarakat sipil.

“Kalau kita lihat bahkan dari RUU TNI sendiri setahu saya tidak ada tupoksi mereka itu jagain demo. Mereka itu fungsinya pertahanan, bukan keamanan,” ucap Gifar.

Senada, Dugi (21) khawatir keberadaan tentara di titik aksi merupakan bentuk intimidasi kepada masyarakat yang hendak menyampaikan pendapat. Ia menilai tanggung jawab dan tugas pengamanan unjuk rasa adalah bagian dari pekerjaan polisi, bukan TNI AD. Dugi juga menegaskan pasukan militer Indonesia seharusnya berfokus pada tugas-tugas pertahanan negara di tengah konflik global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *