
BRANINEWS.ID|| Pada Sabtu, 27 Juni 2026, Iran meluncurkan serangan balasan menggunakan sejumlah drone yang menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Bahrain.
Serangan drone oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) ini dilaporkan merusak Markas Armada Kelima AS di Bahrain dengan perkiraan kerugian mencapai 200 juta dolar AS.
Kronologi Eskalasi Konflik
Eskalasi bersenjata yang mengancam runtuhnya kesepakatan gencatan senjata di Timur Tengah ini dipicu oleh rangkaian peristiwa berikut:
- Kamis, 25 Juni 2026
Iran dituding meluncurkan drone yang menghantam kapal niaga berbendera Singapura, M/V Ever Lovely, saat melintasi Selat Hormuz di lepas pantai Oman. - Jumat, 26 Juni 2026
Komando Pusat AS (CENTCOM) merespons dengan membombardir wilayah pesisir dekat kota Sirik, Iran. Serangan udara AS menghancurkan sejumlah fasilitas militer Teheran, termasuk situs rudal, gudang penyimpanan, dan radar pantai. - Sabtu, 27 Juni 2026
Sebagai aksi balasan langsung, Iran menyerbu wilayah Bahrain menggunakan kawanan drone untuk menghantam pangkalan militer Washington.
