BOJONEGORO, BRANINEWS.ID– Sudah berjalan 2 bulan, namun omzet cuma Rp100-300 ribu per hari ,Kades di Bojonegoro membeber blak-blakan soroti kondisi KDMP

Kepala Desa Campurejo, Kabupaten Bojonegoro ,Edi Susanto, menilai sistem tata kelola dan model bisnis Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) hingga kini masih belum jelas. Menurut perhitungannya, omzet harian satu gerai hanya berkisar Rp100 ribu hingga Rp300 ribu, sehingga dinilai sulit menutup biaya operasional maupun membayar gaji pegawai.

Ia juga mengungkap adanya perbedaan besaran gaji pegawai. Berdasarkan informasi yang diterimanya, ada pekerja yang hanya menerima sekitar Rp76 ribu, sementara pegawai lain memperoleh Rp1,2 juta hingga Rp1,4 juta. Bahkan, disebut masih ada pegawai yang belum menerima gaji.

Menurut Edi, kondisi tersebut perlu segera dievaluasi mengingat KDMP merupakan bagian dari Program Strategis Nasional yang turut didukung melalui alokasi Dana Desa.(REDOL/ MSFB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *