Oplus_131072
Oplus_131072


PAPUA, BRANINEWS.ID -Berdasarkan laporan terbaru, operasi intensif ini mengakibatkan 15 anggota KKB tewas dalam kontak tembak, sementara 14 markas yang selama ini menjadi basis persembunyian dan komando mereka berhasil diduduki serta dihancurkan hingga rata dengan tanah.

Operasi penyisiran ini dilakukan sebagai respons tegas negara atas serangkaian aksi teror, pembakaran fasilitas umum, dan penyerangan yang terus dilakukan KKB terhadap masyarakat sipil maupun aparat keamanan. Pasukan gabungan bergerak menyisir wilayah-wilayah yang teridentifikasi sebagai sarang kelompok separatis tersebut, membongkar jaringan logistik, dan memutus jalur pergerakan mereka di medan yang sulit.

Eskalasi penegakan hukum terhadap kelompok separatis di Papua mencapai titik signifikan pada akhir Desember 2025. Pasukan gabungan TNI dan Polri berhasil melancarkan operasi militer terukur yang memberikan pukulan telak bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Penghancuran 14 markas ini dianggap sebagai keberhasilan strategis karena melumpuhkan pusat konsolidasi KKB di beberapa wilayah rawan. Selain melumpuhkan personel, aparat juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi penggerebekan. Pihak berwenang menyatakan bahwa tidak ada kompromi bagi kelompok yang mengancam kedaulatan NKRI dan keselamatan rakyat Papua.

Langkah agresif ini diharapkan mampu mengembalikan stabilitas keamanan secara menyeluruh, sehingga aktivitas masyarakat dan roda pembangunan di Papua dapat berjalan tanpa bayang-bayang ketakutan dan intimidasi.

Sementara situasi di lokasi pasca-penggempuran ,masih dalam pengawasan ketat pasukan gabungan TNI-Polri terus melakukan pengejaran terhadap sisa-sisa anggota KKB yang melarikan diri ke dalam hutan belantara.( Serdadu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *