
BRANINEWS.ID, INDONESIA
Muammar Khadafi bukan pemimpin yang lahir dari panggung pemilu.
Dia lahir dari senjata dan keberanian, di usia yang masih sangat muda.
AWAL PERJALANAN (1969)
Tahun 1969, Khadafi baru berusia 27 tahun.
Masih seorang perwira muda militer Libya.
Di usia ketika banyak orang masih mencari arah hidup,
Khadafi memimpin kudeta militer tanpa darah
dan menjatuhkan Raja Idris I.
Sejak hari itu, Libya berubah.
Negara tidak lagi dipimpin raja,
tapi dipusatkan pada satu sosok: Muammar Khadafi.
Dia menolak gelar presiden.
Dia menciptakan sistem sendiri.
Dia menulis Buku Hijau.
Dia menyebut dirinya “Pemimpin Revolusi”.
Dari 1969 hingga 2011 lebih dari 42 tahun
Libya berada di bawah kendalinya.
ERA KEKUASAAN PANJANG (1970–2000 )
Di bawah Khadafi:
Libya menjadi negara kaya minyak
Pendidikan dan kesehatan gratis
Infrastruktur berkembang
Tapi kekuasaan itu dijaga dengan tangan besi.
Lawan politik dibungkam.
Kritik dianggap ancaman.
Banyak orang menghilang tanpa jejak.
Di level internasional, Khadafi keras kepala:
Menentang Amerika dan Eropa
Mendukung berbagai gerakan perlawanan
Membuat Barat menganggapnya ancaman.
Puncaknya 1988: Pesawat Pan Am Flight 103 meledak
270 orang tewas
Jejak penyelidikan mengarah ke rezim Libya
Libya disanksi berat.
Ekonomi tercekik.
Tapi Khadafi tetap bertahan.
MOMEN IKONIK: PBB 2009
Tahun 2009, di markas PBB New York,
Khadafi berdiri di hadapan dunia.
Dia pidato lebih dari satu jam.
Menyerang sistem global.
Mengkritik Dewan Keamanan.
Lalu satu aksi yang menggemparkan: Khadafi merobek Piagam PBB di depan forum dunia
Itu simbol perlawanan.
Pesan jelas:
dia tidak takut pada siapa pun.
AWAL KEJATUHAN: ARAB SPRING (2011)
Tahun 2011, gelombang Arab Spring meledak.Di Libya, rakyat turun ke jalan:
Menuntut perubahan
Menuntut kebebasan
Menuntut Khadafi turun
Awalnya protes damai.
Tapi respon rezim keras.
Dari situlah semuanya berubah,dan protes menjadi pemberontakan rakyat bersenjata Negara terbelah
Perang saudara pecah.Ini bukan kudeta,inilah pemberontakan rakyat Libya sendiri.
INTERVENSI NATO (2011)
Ketika konflik memburuk,
PBB menetapkan zona larangan terbang. NATO masuk melakukan penyerangan udara, membuat infrastruktur militer dihancurkan ,pasukan Khadafi melemah drastis.Tanpa NATO, perang bisa berlangsung lama.
Dengan NATO, keseimbangan berubah.
AKHIR HIDUP KHADAFI (BULAN OKTOBER 2011)
Khadafi tidak mengundurkan diri.Tidak melarikan diri ke luar negeri.Tidak menyerah.
Ia bertahan sampai akhir.
Oktober 2011,
di kota kelahirannya Sirte:
Konvoinya diserang udara
Ia tertangkap pasukan pemberontak
Dibunbun secara brutal tanpa pengadilan
Khadafi meninggal dunia tahun 2011.
Khadafi tidak hidup sebagai buronan.
Khadafi wafat sebagai pemimpin yang masih mengklaim berkuasa.
Muammar Khadafi memimpin dari 1969 sampai 2011.
Naik lewat kudeta.
Turun lewat pemberontakan rakyat.
Dia bukan pemimpin sempurna.
Dia keras.
Dia kejam.
Dia kontroversial.
Tapi satu hal tak bisa disangkal: dia tidak pernah tunduk, tidak pernah mundur, dan tidak pernah menyerah.
Sejarah mungkin mengadilinya.
Dunia mungkin membencinya.
Tapi Khadafi memilih jalannya sendiri
hidup berkuasa, dan mati di tanahnya sendiri.(**)
