
JEPARA -BRANINEWS.ID ||Adalah Qoiriyah (53),Janda asal Desa Kerso, Kecamatan Kedung Jepara yang tewas,Sabtu,(8/11)usai Subuh pukul 05.00 WIB ,di rumah Joko.
Kematiannya yang sudah terhitung 5 hari ini,mulai terungkap siapa pelaku pembunuh yang sebenarnya.
Perempuan berambut pirang yang tewas di rumah Juragan Gadai KBM dan SPM di Desa Ngasem Kecamatan Batealit Jepara itu mulai diusut polisi.

Sebab,Rabo,(12/11/2025) pihak Polda Jateng langsung turun tangan bersama polres Jepara melakukan olah TKP.
Seperti diberitakan media sebelumnya,rumah Joko dipasangi garis polisi (police line) oleh pihak Reserse.
Didepan rumah Juragan Gadai Joko,ada 2 buah mobil Inafis( Identifikasi)dan Laboratorium Forensik ( Labfor) Kedatangan mobil tersebut melakukan olah TKP atas tewasnya Janda Qoiriyah.
Dalam pantauan media ini,belum ada pihak yang berwenang untuk dikonfirmasi,baik Kasatreskrim Polres Jepara maupun dari Polda Jateng. Namun informasi yang diterima oleh media ini, mendapatkan data dan informasi,atas kematian Qoiriyah segera dilakukan otopsi ulang.Otopsi dilakukan Kamis pagi,(13/11/2025) pukul 08.00 WIB di Desa Kerso.

Respon cepat polisi, yang berslogan “Polisi Untuk Masyarakat”dapat dirasakan oleh pihak keluarga korban.Sebab kematian Qoiriyah selama lima hari penuh kecurigaan.Adanya dugaan mencurigakan ditubuh korban saat dilakukan otopsi sepihak oleh Kanitreskrim Polisi Batealit dan Dokter Puskesmas Batealit tidak ditemukan adanya luka akibat terjadinya penganiayaan.
Hanya saja,menurut informasi, serta tertulis disejumlah media,Otopsi ditubuh korban sangat janggal,yakni dilakukan sepihak oleh 2 institusi tersebut menyatakan, kematian Qoiriyah ditubuhnya tidak ada tanda tanda akibat penganiayaan.
Ramai jadi perbincangan masyarakat maya di Jepara, Qoiriyah tewas penuh tanda tanya .Apalagi tewasnya Janda penggadai sepeda motor Joko itu bernasib naas,mati dengan wajah membiru dikamar tidurnya, rumah milik sang Bos gadai.
Rabo,(12/11)sore ini pukul 17.00.WIB Polisi langsung sigap olah TKP menentukan untuk otopsi ulang jasadnya Qoiriyah besuk pagi Kamis,(13/11/2025).
Media ini bersama tim investigasi turut memantau jalannya olah TKP di Desa Ngasem Kecamatan Batealit Jepara.
Lalu,siapakah pelaku pembunuhan Janda (53) asal Desa Kerso di rumah Juragan Gadai.?
Sebab,jika ditelusuri dari permulaan awal,adanya dugaan penculikan,hingga penyanderaan, seperti disebutkan oleh sumber berita dari teman korban lewat Chatting WhatsApp korban.
Diketahui,pada tahun lalu,Juragan Joko pernah berurusan dengan hukum,terkait tindak pidana,dan diberi piagam pidana 3 tahun bui oleh Pengadilan Negeri Jepara.
Pertanyaannya, siapakah pelaku sebenarnya, adakah unsur tindak pidana yang direncanakan untuk menghabisi nyawa korban..?
Mestinya jawabnya adalah menunggu hasil otopsi besuk pagi.
Sementara salah satu warga tetangga Juragan Joko,saat dikonfirmasi membenarkan,” Iya informasi yang saya terima,saya selaku ketua RT,besuk pagi dilakukan otopsi”.ujar Pria berkaos merah,namun tak mau ditulis namanya.(J/E/AGP/Red).

