
TANGERANG, BRANINEWS.ID-Menjelang akhir pekan, suasana Kota Tangerang diperkirakan akan berubah. Pada Sabtu, 7 Februari 2026,besuk, ribuan anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama bersiap mendatangi Mapolres Metro Tangerang Kota dalam sebuah aksi solidaritas.
Dukungan datang dari berbagai daerah, termasuk Jawa Tengah dan Jawa Timur. Bahkan, sebagian massa telah tiba di Tangerang beberapa hari sebelumnya. Dengan doa bersama dan pernyataan sikap, Banser berharap proses hukum berjalan tegas, adil, dan tanpa rasa takut, sekaligus mencatatkan momen yang disebut Midyani sebagai peristiwa bersejarah bagi Ansor dan Banser.
Aksi ini digelar sebagai respons atas kasus dugaan penganiayaan yang menyeret nama Bahar bin Smith sebagai tersangka, sekaligus sebagai penegasan sikap Banser terhadap penegakan hukum yang adil.
Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Tangerang, Midyani, menyebut aksi akan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Sejumlah pimpinan GP Ansor tingkat pusat dijadwalkan hadir, termasuk sekretaris jenderal Pengurus Pusat GP Ansor.
Sehari sebelum aksi, Jumat, 6 Februari 2026, Midyani menegaskan bahwa kehadiran massa bukan sekadar unjuk jumlah, melainkan bentuk dukungan moral kepada kepolisian agar tidak ragu menindak seluruh pihak yang terlibat.
Selain itu, aksi ini juga ditujukan sebagai wujud solidaritas kepada korban penganiayaan, Rida. Banser dan GP Ansor ingin menyampaikan pesan bahwa korban tidak berdiri sendiri.(TANK)
