BRANINEWS.ID-Detail Serangan dan Korban berdasarkan pernyataan resmi juru bicara Pentagon, hantaman rudal tersebut menyebabkan kerusakan signifikan pada infrastruktur militer.Sabtu, 28 Februari 2026,lewat pukul 10.00 waktu setempat.
Korban Jiwa,12 personel militer AS dikonfirmasi tewas di lokasi kejadian.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) secara resmi mengonfirmasi jatuhnya korban jiwa dalam serangan rudal balistik besar-besaran yang diluncurkan oleh Iran terhadap fasilitas Armada Kelima (5th Fleet) di kawasan Teluk.

Korban Jiwa,12 personel militer AS dikonfirmasi tewas di lokasi kejadian.
Sementara korban luka luka ada puluhan personel lainnya mengalami luka-luka dan saat ini sedang dalam proses evakuasi medis ke fasilitas terdekat.

“Ini bukan sekadar serangan militer, ini adalah tindakan kriminal terhadap warga negara dan kedaulatan kita. Iran telah membuat kesalahan besar, dan mereka akan menanggung konsekuensi yang sangat berat atas pertumpahan darah ini,” tegas Presiden Trump.

Kerusakan Infrastruktur dalam laporan intelijen di lapangan menunjukkan kerusakan parah pada hanggar pesawat dan beberapa aset strategis di pangkalan tersebut.

Menanggapi serangan mematikan tersebut, Presiden Donald Trump memberikan pernyataan tegas dari Gedung Putih. Beliau mengutuk keras aksi Teheran dan menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan tinggal diam.( MDS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *