KUDUS,BRANINEWS.ID-Tujuh Puluh Sswa dilaporkan mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah SMAN 2 Kudus.Para siswa yang mengalami keluhan langsung mendapat penanganan medis, baik di UKS sekolah maupun dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat menggunakan ambulans yang disiagakan.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari sekolah, jumlah siswa terdampak keracunan mencapai 488 orang, tersebar di berbagai kelas tingkat X, XI, dan XII. Jumlah tersebut masih bersifat sementara karena terdapat beberapa kelas yang belum melaporkan data korban.

Rincian korban antara lain berasal dari kelas X dengan jumlah terbanyak di XE 7 sebanyak 35 siswa dan XE 10 sebanyak 33 siswa. Sementara di tingkat XI, korban paling banyak tercatat di XI F7 sebanyak 29 siswa dan XI F6 sebanyak 22 siswa. Adapun di tingkat XII, jumlah signifikan tercatat di XII F7 sebanyak 32 siswa dan XII F11 sebanyak 30 siswa.

Pantauan di lokasi, sejumlah ambulans serta kendaraan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah tiba untuk melakukan penanganan dan evakuasi para siswa yang mengalami gejala seperti mual, pusing, dan muntah.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun dari sekolah, jumlah siswa terdampak mencapai 488 orang, tersebar di berbagai kelas tingkat X, XI, dan XII. Jumlah tersebut masih bersifat sementara karena terdapat beberapa kelas yang belum melaporkan data korban.

Rincian korban antara lain berasal dari kelas X dengan jumlah terbanyak di XE 7 sebanyak 35 siswa dan XE 10 sebanyak 33 siswa. Sementara di tingkat XI, korban paling banyak tercatat di XI F7 sebanyak 29 siswa dan XI F6 sebanyak 22 siswa. Adapun di tingkat XII, jumlah signifikan tercatat di XII F7 sebanyak 32 siswa dan XII F11 sebanyak 30 siswa.

Periksa Seratusan siswa SMA 2 Kudus diduga keracunan MBG pada Kamis (29/1/2026). Pihak SPPG terkait dalam hal ini SPPG Purwosari meminta maaf atas kejadian dugaan keracunan MBG ini.Seratusan siswa SMA 2 Kudus diduga keracunan MBG pada Kamis (29/1/2026). Pihak SPPG terkait dalam hal ini SPPG Purwosari meminta maaf atas kejadian dugaan keracunan MBG ini.

Kepala SPPG Purwosari Nasihul Umam memastikan pihaknya akan bertanggungjawab penuh atas peristiwa dugaan keracunan MBG .(KL/NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *