
BRANINEWS.ID–Badan Narkotika Nasional (BNN) telah mengidentifikasi adanya aktivitas jaringan narkoba internasional asal Meksiko, yakni Kartel Sinaloa, yang mencoba menyelundupkan barang haram ke wilayah Indonesia melalui jalur laut.
Jalur perairan dipilih oleh kartel ini karena dinilai memiliki celah pengawasan yang luas, terutama di wilayah-wilayah perbatasan yang jauh dari jangkauan patroli rutin. Penemuan ini menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi pasar yang sangat menggiurkan bagi sindikat narkoba kelas dunia untuk mengedarkan produk mereka secara masif.
Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto mengungkapkan bahwa modus operandi yang digunakan oleh Kartel Sinaloa melibatkan penggunaan kapal-kapal besar yang berhenti di perairan internasional untuk melakukan transaksional di tengah laut (ship-to-ship).
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menyampaikan para bandar di Indonesia bisa mencari alternatif lain untuk terus menyuplai barang haram meski keadaan di Meksiko sedang panas. “Para bandar di Indonesia rantai pasoknya akan tetap mencari alternatif yang paling ekonomis dan aman untuk mencoba mensuplai narkotika menuju pasar Indonesia,” ungkapnya, Selasa (24/2).
Narkoba kemudian dipindahkan ke kapal-kapal kecil atau perahu nelayan lokal guna mengelabui petugas saat memasuki pelabuhan tikus atau garis pantai yang sepi. Strategi ini menunjukkan betapa terorganisirnya jaringan tersebut dalam memanfaatkan geografi kepulauan Indonesia untuk kepentingan bisnis ilegal mereka.
Sebagai langkah antisipasi, BNN meningkatkan koordinasi dengan Badan Keamanan Laut (Bakamla) serta TNI Angkatan Laut untuk memperketat pengawasan di titik-titik rawan masuknya narkoba.
Selain itu, kerja sama internasional dengan lembaga antinarkotika dari negara-negara tetangga dan Amerika Serikat juga diperkuat guna melacak pergerakan kapal yang dicurigai terafiliasi dengan kartel Meksiko.
Langkah preventif ini sangat krusial mengingat Kartel Sinaloa dikenal memiliki sumber daya finansial dan persenjataan yang kuat di tingkat global.
Pemerintah Indonesia menegaskan akan memberikan tindakan tegas dan tidak berkompromi terhadap siapa pun yang terlibat dalam jaringan penyelundupan ini, baik warga asing maupun warga lokal yang membantu proses distribusi.
Masyarakat, terutama di daerah pesisir, diimbau untuk segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di wilayah perairan mereka. Dengan pengawasan yang lebih ketat dan dukungan intelijen yang akurat, diharapkan upaya Kartel Sinaloa untuk merusak generasi bangsa melalui narkotika dapat digagalkan secara total.
