JAKARTA, BRANINEWS.ID–Mahfud MD mengatakan, kerja KPK ini serius karena sudah melakukan pengintaian sejak lama di daerah-daerah.

Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, merasa salut dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah menjaring dua kepala daerah dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Dua kepala daerah yang kena OTT KPK itu adalah Wali Kota Madiun, Maidi, atas kasus dugaan pemerasan dengan modus fee proyek dan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Dia juga diduga menerima gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.

Kemudian yang kedua adalah Bupati Pati, Sudewo yang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Kabupaten Pati.

Keduanya ditangkap KPK pada Senin (19/1/2026) lalu di masing-masing daerah.

Mahfud pun memberikan apresiasi KPK yang terus bekerja di area-area yang tidak terlalu banyak diperhatikan, yakni pemerintah daerah.

“Sehari bisa dua loh, bayangkan orang bisa OTT itu tidak mudah, artinya kerjanya serius,” ujar Mahfud, dikutip dari YouTube Mahfud MD Official, Rabu (21/1/2026).

Mahfud lantas menjelaskan, OTT itu artinya tangkap tangan ketika sedang melakukan atau sesaat sesudah terjadi, lalu ada yang menyaksikan kemudian ditangkap.

“Atau ada saksi yang sangat menguatkan lalu tiba-tiba waktunya sudah lewat, bisa di-OTT juga kayak Gubernur Sulawesi Selatan (Nurdin Abdullah, 2021), itu kan sudah beberapa hari gitu, disebut OTT juga,” paparnya.

Oleh karena itu, Mahfud mengatakan, kerja KPK ini serius karena sudah melakukan pengintaian sejak lama di daerah-daerah.

“Oleh karena dia serius, di daerah-daerah ini dicari terus dan menurut saya bagus karena hampir semua keluhan, banyaklah, sangat banyak keluhan bahwa di pemerintahan daerah terjadi hal-hal seperti itu, penghimpunan dana dari dinas-dinas,” ucapnya.(SUN/ED/BRA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *