BRANINEWS.ID, INDONESIA –Pemerintah kini menurunkan pesawat & helikopter modifikasi cuaca di wilayah Kudus, Pati, dan Jepara. Anggaran dari pajak rakyat,terbuang demi melawan kodrat Tuhan,suhu langit yang berawan diatur disemai dengan garam, alasannya agar hujan bisa beralih ke lautan.

Kenapa pertanyaannya jika hujan bisa dimodifikasi, namun kenapa banjir di Pantura selalu jadi langganan setiap tahun. Solusi darurat terus dipakai tanpa,ada solusi tata ruang pembenahan sungai, drainase.

Modifikasi cuaca Bulan Januari 2026 jadi ikhtiar cepat meredam curah hujan yang ekstrem.Namun rakyat berharap, tidak hanya hujan yang diatur, tapi juga keseriusan kebijakan dari pemerintah yang melakukan pembiaran tambang yang menjamur menyebabkan hutan gundul.

Adalah anugerah turun hujan dan bukan menjadi suatu musuh bagi umat manusia.
Bahkan banjir juga bukanlah suatu takdir,namun semua adalah ulah perilaku dari manusia lalai akibat datangnya suatu musibah bencana.(TOM/BEM/KAGE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *