
Laporan : Agus M Maksum
BRANINEWS.ID–Teheran, 1 Maret 2026 — Media resmi Iran dan jaringan pro-Iran dalam 12 jam terakhir menayangkan eskalasi besar konflik Iran–AS–Israel, menyusul gelombang serangan udara yang disebut menargetkan fasilitas militer dan sipil di Teheran dan wilayah selatan Iran seperti dikutip dari laporan dari Agus M.
1.IRAN: SERANGAN AS-ISRAEL “TINDAKAN BIADAB
Menurut laporan Islamic Republic News Agency (IRNA) dan Press TV.Serangan udara disebut menghantam wilayah Teheran serta Minab.Media Iran mengklaim puluhan korban jiwa, termasuk anak-anak sekolah.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut serangan tersebut sebagai pelanggaran Piagam PBB dan menegaskan hak bela diri Iran.
Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menyatakan “pembantaian ini tidak akan dibiarkan tanpa jawaban.”Narasi media Teheran menegaskan bahwa serangan ini adalah bagian dari proyek “perubahan rezim” yang mereka sebut mustahil berhasil.
- OPERATION “TRUE PROMISE-4” DIMULAI
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam pernyataan resmi menyatakan fase balasan telah dimulai.Gelombang rudal dan drone diarahkan ke pangkalan militer AS di kawasan Teluk.
Target yang disebutkan termasuk instalasi militer di Bahrain, Qatar, dan UEA.
Media pro-Iran menyebut sistem radar AS berhasil dihantam.Fase ketiga dan keempat operasi diklaim masih berlangsung.
Akun resmi Tasnim News Agency menekankan bahwa operasi ini akan berlanjut “hingga agresi berhenti total.”
- REAKSI DOMESTIK IRAN
Demonstrasi besar berlangsung di Teheran.Dewan Keamanan Nasional Tertinggi mengumumkan “respons tegas telah dimulai.”Tokoh politik senior menyatakan bangsa Iran “tidak akan menyerah.”
Media lokal menggambarkan suasana sebagai “solidaritas nasional menghadapi agresi asing.”
- REAKSI INTERNASIONAL
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov disebut melakukan komunikasi dengan Teheran dan menyerukan de-eskalasi.
Kelompok regional seperti Hezbollah dan Ansarullah memperingatkan risiko perluasan konflik.Iran meminta Dewan Keamanan PBB segera bersidang.
DAMPAK STRATEGIS
Media pro-Iran juga menyoroti:
Penutupan sementara ruang udara Iran.Kekhawatiran lonjakan harga minyak global.
Risiko perang kawasan lebih luas selama Ramadan dan menjelang Nowruz.
KESIMPULAN 12 JAM TERAKHIR
Dari sudut pandang media Iran
Serangan AS-Israel dianggap pelanggaran hukum internasional.
Iran memposisikan responsnya sebagai hak bela diri sah.Eskalasi militer telah memasuki fase balasan terbuka.Risiko konflik regional meningkat signifikan.
Situasi berkembang cepat dan masih sangat dinamis.
