SEMARANG, BRANINEWS.ID–Korban perampasan mobil di jalan tol kaligawe Semarang baru baru ini,viral dijagat maya, korbannya menimpa warga Jepara,gegara mobil Avanza hitam yang disewa dan dikendarai dihadang sejumlah preman berkedok Depcolector.

Mantan Kapolda Jateng tersinggung wilayah Pemerintahan dalam kekuasaannya Diobok obok preman berkedok Depcolector.

Purnawarman polri bintang tiga itu menegaskan tidak ada ruang bagi premanisme berkedok debt collector atau penagihan utang di wilayah Jawa Tengah. Ia meminta polisi bertindak tegas demi menjamin keamanan, kepastian hukum, dan iklim yang kondusif di Jawa Tengah.

Maraknya aksi debt collector yang merampas kendaraan dengan kekerasan di jalan salah satunya di pintu Tol Kaligawe, Semarang, peristiwa itu terjadi Sabtu, 7 Februari 2026, langsung viral di media sosial membuat Gubernur Jateng Ahmad Luthfi murka.

Menurutnya, jaminan keamanan dan kepastian hukum bukan hanya soal ketertiban sosial, tetapi juga berkaitan langsung dengan stabilitas ekonomi daerah. Jawa Tengah, kata dia, harus mampu menghadirkan iklim yang kondusif agar tetap menarik bagi investor.

“Penegakan hukum itu perlu untuk memberikan efek jera, agar kenyamanan dan keamanan di wilayah kita bisa terjamin,” kata Ahmad Luthfi di kepada wartawan Kamis, 26 Februari 2026.(SEM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *