JAWA BARAT, BRAPA.ID-Guncangan hebat melanda internal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jawa Barat! Sebanyak 150 kader, mulai dari pengurus tingkat kecamatan hingga mantan Caleg, secara resmi “angkat kaki” dan menyeberang ke PDI Perjuangan pada Jumat (13/2/2026).

Ada 150 Kader PSI hijrah massal ke rumah PDI Perjuangan,partai anyar dinakodai putra Raja Jawa itu Pecah Kongsi atau mereka sibuk cari aman untuk memilih rumah yang teduh dan nyaman ?

Ada apa di balik migrasi massal Ini? mereka menyebut bukan lagi rumah yang tepat.
Alexander J. Ricky Eks Wakil Ketua PSI Kota Bandung mengatakan blak-blakan, menyebut PSI bukan lagi wadah yang selaras dengan nilai perjuangan mereka, mereka memilih rumah yang tepat”PDI Perjuangan adalah rumah yang lebih selaras,” tegas Alex.

Bantah Pragmatisme

Meski pindah ke “Rumah Banteng”, mereka menepis tudingan cari kuasa. Katanya, ini murni soal idealisme dan mencari kendaraan yang lebih konsisten membela rakyat.

Baru Gelombang Pertama Alexander memberi sinyal provokatif bahwa akan ada gelombang kedua, ketiga, dan seterusnya. PSI terancam “gembos” di Jawa Barat?

Disambut Jaket Merah
Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Rafael Situmorang, langsung memakaikan jaket merah kepada para “pengungsi” politik ini. Baginya, PDI-P adalah rumah besar kaum nasionalis yang terbuka bagi siapa saja, asalkan satu visi: Pancasila dan Toleransi!

Sentilan politik pindahnya kader-kader muda yang selama ini menjadi mesin suara PSI ke PDI Perjuangan adalah tamparan keras bagi partai yang identik dengan anak muda tersebut. Apakah ini tanda PSI mulai kehilangan “taring” ideologisnya, ataukah PDI Perjuangan yang makin jago melakukan konsolidasi hingga ke akar rumput lawan?( SILWA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *