BRANINEWS.ID, INDONESIA
Tedjo Edhy lahir, 20 September 1952 di Magelang, Jawa Tengah.Tedjo muda tumbuh dalam kehidupan yang penuh kedisiplinan serta jiwa juang yang akan membawanya puncak karier di Militer Indonesia,serta serba bisa di tubuh militer Angkatan Laut tanah air.

Laksamana TNI (Purn.) Tedjo Edhy Purdijatno adalah sosok yang melintasi dua dunia sekaligus militer dan politik dengan reputasi sebagai pemimpin tegas, komunikatif, dan berdedikasi tinggi.

Lulusan AKABRI Laut 1975 ini mengawali perjalanan militernya sebagai perwira di Korps Pelaut, khususnya sebagai penerbang.

Dalam pengabdiannya, ia tak hanya menguasai udara, tetapi juga memimpin di lautan  dari berbagai jenis kapal perang  TNI AL.Diantaranya ,
1.KRI Teluk Lampung (540), 2.KRI Teluk Semangka (512), hingga
3.KRI Multatuli (561) kapal-kapal yang menjadi saksi ketajaman strategi dan kepemimpinan dalam operasi militer.

Kariernya terus melonjak ,hingga Putra bangsa kelahiran 1952 ini dipercaya menduduki jabatan-jabatan prestisius diantaranya,
1.Kepala Staf Umum TNI (KASUM TNI) pada 2008
2.Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) ke-21 periode 2008–2009
3.Dalam kancah politik dan pemerintahan Tedjo Edhy yang sebagai  Bapak Hoegengnya di TNI.

Selanjutnya didapuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) pada masa Presiden Joko Widodo, menjabat sejak 27 Oktober 2014 hingga 12 Agustus 2015.

Tak hanya berhenti disitu saja,setelah pensiun dari TNI. Setelah Sri Sultan Hamengkubuwono X mengundurkan diri sebagai Ketua Dewan Pembina Ormas Nasional Demokrat.

Dan  mantan orang nomor satu di jajaran TNI AL itu,dipercaya menggantikan posisi tersebut, ini adalah bukti bahwa karisma dan integritasnya melampaui batas dalam dunia militer.

Dalam sepak terjang politiknya, pendiri Dhipa Adista Justicia sempat menjadi jajaran petinggi Partai NasDem besutan Suryo Paloh,(2013–2016).Meski setelah  itu bergabung dengan Partai Berkarya yang dimotori Pangeran Cendana sejak 2016.

Tedjo Edhy adalah sosok keluarga yang harmonis, suami dari Yusfien Karlina dan ayah dari empat anak.Atas dedikasinya, sejumlah negara memberikan penghargaan tinggi kepada sang Jenderal yang dikenal dekat dengan kalangan jurnalis.

Atas jasanya Negara tetangga pun memberikan tanda kehormatan,
1.Jasa Gemilang (Singapura)
2.Grand Cross Knight to the Order of Crown of Thailand
3.Panglima Gagah Angkatan Tentera (Kehormatan) dari Malaysia

Tedjo Edhy Purdijatno adalah gambaran seorang patriot modern sosok yang memadukan ketegasan militer dengan ketenangan diplomasi dan kecakapan politik.

Dalam 35 tahun (1975–2010) adalah masa kedinasan dan perjalanan karier yang melibatkan alam yaitu langit, laut, hingga panggung politik dan pemerintahan .(Dari BSB Portal Militer Indonesia/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *