Oplus_131072
Tiga pernyataan sikap dari Arek Suroboyo

SURABAYA, BRANINEWS.ID-Mengatasnamakan Arek Suroboyo, dari elemen masyarakat, kemudian mereka mengeluarkan “Pernyataan Sikap” tegas.,yaitu menolak keras aksi Premanisme di Kota Pahlawan
Mereka menolak diam melihat kotanya dijadikan ajang gagah-gagahan yang memecah belah kerukunan.

Dalam pernyataan tersebut, ditegaskan penolakan terhadap perilaku-perilaku aksi Premanisme.

Situasi media sosial yang belakangan riuh oleh aksi pamer kekuatan (show of force) dan intimidasi dari oknum organisasi kemasyarakatan (Ormas) memicu reaksi keras.

Mereka menolak diam melihat kotanya dijadikan ajang gagah-gagahan yang memecah belah kerukunan.
Berikut tiga pernyataan arek arek Suroboyo

  1. Stop Premanisme

Mengutuk keras segala bentuk intimidasi dan gaya sok kuasa, baik di dunia nyata maupun maya.

Surabaya adalah kota beradab, bukan hutan rimba.

  1. Tolak Konten Provokatif

Muak dengan konten medsos yang isinya menyebar kebencian, menantang pihak lain, dan membuat gaduh.

  1. Definisi “Wani” Sejati

Mengingatkan bahwa jati diri Arek Suroboyo adalah “Berani karena Benar”, bukan berani karena seragam atau banyaknya massa.

Pernyataan ini juga mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim, untuk tidak lembek.

  • Tindak Tegas: Polisi diminta menyikat habis oknum ormas yang melanggar UU ITE, melakukan pengancaman, atau mengganggu ketertiban umum.
  • Pesan Keras: “Jangan biarkan arogansi menjadi budaya,” bunyi desakan tersebut.

“Suroboyo iki kuto pahlawan, duduk kuto preman. Sing sopan nek dadi tamu, sing tertib nek dadi warga.”

(Surabaya ini Kota Pahlawan, bukan kota preman. Yang sopan kalau jadi tamu, yang tertib kalau jadi warga).

Pernyataan sikap ini adalah “kartu kuning” dari warga Surabaya.

Mereka mengirim sinyal kuat bahwa siapa pun, entah itu ormas besar atau kecil, yang mencoba mengganggu kedamaian kota dengan arogansi, akan berhadapan dengan semangat perlawanan Arek Suroboyo.( SBY/FB/BRA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *