Oleh : Lhynna Marlinna

​WASHINGTON, BRANINEWS.ID– Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa operasi militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran diproyeksikan akan berlangsung singkat, yakni hanya sekitar empat minggu.

​Pernyataan tersebut disampaikan Trump dalam sebuah wawancara eksklusif melalui telepon dengan media Inggris, Daily Mail, pada hari Minggu lalu. Meski mengakui Iran sebagai negara yang besar dan memiliki ketahanan kuat, Trump optimis operasi di lapangan dapat diselesaikan sesuai target waktu.

​”Ini selalu merupakan proses empat minggu. Kami memperkirakan akan berlangsung sekitar empat minggu,” ungkap Trump. Ia bahkan menekankan, “Sekuat apapun negara itu, ini adalah negara besar, akan memakan waktu empat minggu atau bahkan kurang.”

​Lebih lanjut, Trump mengonfirmasi bahwa pergerakan pasukan koalisi berjalan jauh lebih cepat dari jadwal semula, termasuk keberhasilan dalam melumpuhkan sejumlah petinggi Iran. Di sisi lain, ia juga secara terbuka mengakui adanya korban jiwa dari pihak AS, dengan mengonfirmasi gugurnya tiga prajurit Amerika Serikat dalam eskalasi pertempuran tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *