
PAPUA, BRANINEWS.ID-Kabar duka kembali menyelimuti jajaran Tentara Nasional Indonesia yang tengah bertugas di kawasan Papua Tengah. Pratu Bayu, yang tergabung dalam Satgas Rajawali IV dari Batalyon Infanteri 744/SYB, harus gugur usai terlibat bentrokan bersenjata dengan anggota OPM. Insiden tragis tersebut pecah di wilayah Kampung Tousiga, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya pada akhir pekan, Sabtu (27/6/2026).
Korban dilaporkan terkena tembakan peluru yang menembus bahu sebelah kanan, yang mengakibatkan nyawanya tidak dapat tertolong. Menindaklanjuti situasi tak terduga tersebut, aparat di lapangan langsung melakukan tindakan evakuasi menggunakan armada pesawat terbang charter udara Elang Air dengan kode penerbangan PK-AKR. Penerbangan ini ditugaskan membawa jenazah sang prajurit meninggalkan wilayah konflik menuju fasilitas yang lebih memadai di Timika.
Setelah armada pesawat mendarat dengan aman di Bandara Mozes Kilangin, prosesi berlanjut pada pemindahan jenazah almarhum ke dalam unit ambulans. Pihak Satgas kemudian menyerahkan jasad Pratu Bayu kepada perwakilan tim medis di RS Kesdam XVII untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, media masih berupaya mendapatkan konfirmasi resmi dari instansi terkait guna mengklarifikasi situasi keamanan pasca insiden di lapangan.(MSFB)
