SIDOARJO,BRANINEWS.ID–Sebanyak 566 pelajar dari 19 lembaga pendidikan di wilayah Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur, dilaporkan mengalami keluhan yang diduga berkaitan dengan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (1/9/2026).

Kasus ini salah satunya terjadi di Ponpes Manba’ul Hikam, Desa Putat, tempat ratusan santri dan santriwati diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG.

Menu yang dibagikan dari SPPG Kalitengah terdiri dari nasi putih, telur orak-arik, tempe bumbu bali, tumis buncis baby corn, dan apel.

Kepala SPPG Kalitengah, Rafli Ridho, menyampaikan permintaan maaf dan mengaku menyesal atas kejadian tersebut.

Namun, setelah makanan dikonsumsi, laporan keluhan muncul dari sejumlah sekolah. Hingga Rabu (2/9/2026), 88 pelajar disebut masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Penyebab pasti kejadian ini masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan dan investigasi terkait makanan yang dikonsumsi.

Rafli menjelaskan makanan mulai diolah sekitar pukul 05.30 WIB dan didistribusikan sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelum dikonsumsi, makanan disebut telah melalui penilaian organoleptik oleh PIC sekolah dan saat itu dinyatakan aman.(SB/MFB/MS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *