
BRANINEWS.ID || Nasib malang menimpa Guntur Sugoro (41), seorang pria yang bekerja sebagai satpam di dapur MBG, Medan. Ia menjadi korban percobaan perampokan saat melintas di Desa Cinta Rakyat, Deli Serdang, pada Senin (11/5) malam.
Kejadian bermula saat Guntur sedang dalam perjalanan menuju rumah temannya. Tiba-tiba, ia dihadang oleh lima orang tidak dikenal yang membawa senjata tajam. Para pelaku berusaha memaksa Guntur untuk berhenti dan menyerahkan kendaraannya. Namun, karena merasa ada yang tidak beres dan yakin akan menjadi korban begal, Guntur memilih untuk tetap tancap gas.
Melihat korbannya mencoba kabur, para pelaku langsung bertindak kejam. Mereka membacok punggung Guntur dari arah belakang. Meski sudah terluka bacok, Guntur tetap berusaha menyelamatkan diri. Tidak berhenti di situ, para pelaku kemudian melepaskan tembakan menggunakan senjata yang diduga senapan angin hingga peluru bersarang di punggung Guntur.
Guntur mengaku sangat kesulitan karena biaya operasinya tidak ditanggung oleh BPJS. Sebagai pekerja yang baru dua bulan, gajinya pun tidak cukup untuk menutupi biaya medis yang besar. Saat ini, ia sedang mengurus surat keterangan tidak mampu agar bisa mendapatkan keringanan biaya untuk operasi pengangkatan peluru tersebut.
Saat ini, Guntur sudah dirawat di RS Pirngadi Medan. Namun, sudah sembilan hari sejak kejadian, peluru tersebut belum juga diangkat dari tubuhnya.( JAJA)
