BRANINEWS.ID–IRGC menyatakan bahwa serangan ini menyebabkan kerusakan serius dan kerugian besar (heavy casualties) di pihak musuh. Operasi ini juga didedikasikan untuk mengenang para syuhada perlawanan Islam Yaman.

Gelombang sebelumnya (ke-88) yang diluncurkan sehari sebelumnya dilaporkan menargetkan kapal kontainer Israel di Teluk Persia, pangkalan marinir AS di pesisir UEA, serta sistem radar dan counter-drone milik Armada Kelima AS di Bahrain dan Kuwait.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran resmi meluncurkan Gelombang ke-89 dari Operasi Janji Sejati 4 (Operation True Promise 4) pada 1 April 2026. Serangan ini merupakan bagian dari kampanye militer intensif yang telah berlangsung selama 32 hari sebagai respons atas ketegangan regional dengan Israel dan Amerika Serikat.

Serangan ini menggunakan sandi “O Moses, the One Who Spoke to God”. Gelombang ke-89 melibatkan peluncuran lebih dari 100 rudal berat, drone penyerang, dan 200 roket secara terkoordinasi dari berbagai garis depan.

Target Utama:
Posisi militer dan konsentrasi pasukan di wilayah Eilat, Tel Aviv, dan Bnei Brak.
Amerika Serikat. Pangkalan dan posisi militer AS tertentu di kawasan Asia Barat.(.JHON)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *