Foto : Presiden Rusia Vladimir Putin

BRANINEWS.ID || Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Rusia menyebutkan bahwa selain membahas situasi keamanan, Lavrov juga mengonfirmasi pengiriman bantuan kemanusiaan batch terbaru dari Moskow menuju Teheran.

Kementerian Situasi Darurat Rusia mengumumkan bahwa atas instruksi langsung Presiden Vladimir Putin, mereka telah mengirimkan 313 ton pasokan medis ke Iran.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov dan Menlu Iran Abbas Araghchi menggelar pembicaraan serius pada Jumat (27/3) guna membahas “krisis militer dan politik hebat” di Timur Tengah. Dilansir dari Anadolu, pembahasan serius menlu kedua negara ini dipicu oleh serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Iran.

“Ini adalah pengiriman logistik medis besar kedua yang kami lakukan,” tulis pernyataan resmi tersebut. Rusia juga menggarisbawahi bahwa “operasi sukses” ini dapat terlaksana berkat bantuan koordinasi dari Azerbaijan sebagai jalur perlintasan.

Teheran membalas serangan tersebut dengan gelombang drone dan rudal yang menyasar Israel secara langsung. Lalu, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer Amerika Serikat juga disasar Iran.

Dalam percakapan telepon tersebut, Lavrov dan Araghchi bertukar pikiran mengenai peluang untuk mengarahkan kembali konflik ini menuju penyelesaian politik dan diplomatik.

Rusia menekankan bahwa solusi harus didasarkan pada hukum internasional dan mempertimbangkan kepentingan sah semua negara di kawasan tersebut.

Eskalasi di kawasan terus memburuk sejak serangan AS-Israel pada 28 Februari lalu. Hingga saat ini, lebih dari 1.340 orang dilaporkan tewas, termasuk sosok sentral Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.(STG/ED/CN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *