
BRANINEWS.ID || Geger perselisihan mafia solar antar geng viral di dunia maya Jepara, dalam vidio tiktok yang diterima oleh media ini. Dalam vidio percakapan saling menyudutkan ,saling klarifikasi, konfirmasi antar sesama pemain BBM solar subsidi rakyat .
Tertulis dalam vidio ini,anggota TNI AL belum sempat diketahui namanya,saat anggota TNI AL melakukan telepon via WhatsApp dengan polisi bernama Sopyan Angga Reserse kriminal,(SATRESKRIM).
WARTAWAN MINTA UPETI BONYOK MUKA DIDAPATI
Sebelumnya,ada sejumlah wartawan lokal Jepara yang turut dengan alasan mengawasi, mengontrol,namun ujungnya hanya dilempari upeti receh oleh mafia pemain BBM solar.
Seperti kabar yang diterima media ini,karena sejumlah wartawan itu sering menekan kepada pemain solar,hingga mobil pengangsu solar sempat dihentikan sejumlah wartawan. Lalu mereka ikut satu mobil pengangsu solar hendak dipertemukan oleh bos mafia BBM.
Tiba tiba tragis yang terjadi, wartawan itu justru dianiaya ,dikroyok dibogem mentah ,muka bonyok.. Tak hanya itu ada yang ngaku wartawan Jepara ,Rid juga sempat disergap dibawa ke polres Jepara. Adapun alasannya bermaksud memeras kepada pemain BBM solar, pengangguran yang bermetamorfosis ke dunia jurnalistik ini,foto fotonya sempat tersebar ke berbagai WhatsApp grup media sosial.
OKNUM ANGGOTA TNI AL VERSUS POLISI JEPARA
Kemudian terkait dengan percakapan saling bantah ini, juga saling menepis antara tanya jawab antara oknum anggota TNI AL dari Surabaya bersitegang dengan oknum polisi Jepara.diketahui dalam vidio tiktok ini, terlihat nama Sopyan Angga dari Polisi Jepara saat dikonfirmasi dan klarifikasi soal adanya informasi yang menanyakan NRP.( nomor Registrasi Prajurit) TNI.Hinggapun demikian anggota TNI AL ini tersinggung.
Pada Vidio tiktok yang diterima media ini,2/4/2026, pukul 19.00 WIB.Dalam ketengan ini, mempertontonkan perilaku rebutan bisnis BBM solar bersubsidi,antara anggota TNI AL versus Sopyan Angga diketahui dari oknum anggota polres Jepara. Vidio percakapan klarifikasi, konfirmasi sampai terjadi gertakan dari anggota TNI AL ini kepada anggota polisi Jepara.
Anggota TNI AL mempertanyakan kepada Sopyan Angga, maksut dan tujuannya menanyakan NRPnya anggota TNI AL yang juga ikut bisnis solar namun sudah berhenti.
Berikut klarifikasi, konfirmasi anggota TNI AL kepada Soyan Angga anggota polisi Jepara .” KOWE PEMAIN GEDE NING GONE JEPORO YO TO, INTINE KOWE OJO BIKIN RUSUH OJO BIKIN OPO AKU WIS ANTENG MENENG,YO TO AKU WIS ORA DOLANAN SOLAR YO TO, ” tanya anggota TNI AL kepada Sopyan Angga,meski digertak Angga diam saja.
“YA ,KOWE NGEDOLI NGGONE SONI TERUS YO TO, SEDINO ISO 2 TANGKI SAMPAI 3 TANGKI.YO TO, YA TAKOK,O ABIL,KOWE MASALAH OPO AMBEK AKU POLISI KOK TAKOK TAKOK NRP ,NRPNE TENTARA LAHOPO, OKE ” tanyanya kepada Sopyan Angga,lalu Sopyan Angga gantian balik bertanya ke anggota TNI AL dengan jawaban.”TERUS”. kemudian dibantah lagi oleh anggota TNI AL, ” YO WIS NGONO KUI TO, KOWE BARANG,KOWE OJO SALAHKE AKU ,KOWE GON GONANMU TAK GITIK LAPAKMU YA,” kemudian dibantah dengan jawaban dari Sopyan Angga.”NGENE LHO,BANG ,KULO NIKI ENTEN SALAH KALIH JENENGAN NOPO KAN NGOTEN”. Jawab Sopyan Angga Reserse Polres Jepara. Selanjutnya percakapan saling bantah masih dijawab anggota TNI AL.” YO WIS ,INTINE AKU DISIK SAMPEK,AKU VIRAL,INTINE DI ,DI MANIPULASI,ELEK ELEK AH.INTINE DI,KOWE KOWE PODO ORAK BERKENAN AKU DOLANAN SOLAR NEK JEPORO,OKE BEGITU AKU VIRAL ,AKU WIS ORAK DOLANAN SOLAR YO TO, SAIKI KOK ONO MENEH VIRAL VIRAL SIK RA NGGENAH NGGENAH .. KUWI.”tepis anggota TNI AL kepada Soyan Angga. Anggota polisi Jepara juga menepis tuduhan anggota TNI AL ,Sopyan Anggapun membantah.”SING MIRALKE..,KULO NIKU LHO RAK TAHU KOMUNIKASI NYANGKUT NYANGKUT JENENGE SAMPEAN.” balas Sopyan Angga menjawab tuduhan anggota TNI AL.
Bantah anggota TNI AL lagi,” WIS INTINE NGENE ,MAS SOPYAN YO TO,AKU RETI LAPAKMU GEDE,AKU RETI YO TO, TAPI AKU TUTUP MATA YO..TO,YO WIS AKU TAK GAWE KONDUSIF, KONDUSIF WIS OKE,YO TO. AKU RAK DOLANAN SOLAR ,RAK DOLANAN SOLAR WISAN YO TO.ISIH ONO VIRAL VIRAL OPO SING NGGUYONO.WIS NGONO WAE,OMONGO AMBEK ABIL,TAKOK,TAKOK NRP TENTARA LAHOPO,” gertak tegas anggota TNI AL kepada Soyan Angga.
Lalu Sopyan Angga menjawab nada rendah,”AKU MALAH LAGEAN RETI,KRUNGU IKI KOK,NRP BARANG,LHO NIKU MAKSUTKE DI NGGE NOPO KAREPE DI NGGO NOPO, dan dijawab anggota TNI AL,” OPO”
tegasnya.kemudian Sopyan Angga juga membalas percakapan anggota TNI AL,”TAKOK TAKOK NRP NIKU DI NGGO NOPO”,tanya anggota polisi Jepara.
Kemudian anggota TNI AL itu membantah bicaranya Sopyan Angga.”ORA NGERTI,OPO MEH MIRALKE OPO MENEH,MEH GOLEK UKORO OPO MENEH,OPO MEH MENCOBA MUTASIKE AKU,OPO TAK DELOK OPO ISO MUTASIKE TENTARA.” ujar anggota TNI AL kepada Sopyan Angga.
Kemudian Sopyan Angga juga menjawabnya seperti ketakutan.” MAKANE NIKU KULO MALAH KAGET JENENGAN TELPON KOYO NGENE IKI, WONG SAMPEAN SELAMA IKI KARO AKU RAK APIK APIK WAE TO ,YO TO RA.” balas Sopyan Angga sembari merayu ucapan anggota TNI AL.
Lalu dibalas ucapan lagi anggota TNI AL.,”WIS NGONO SIK WE ,MAS SOPYAN. WIS NGONO SIK,” tegasnya.
Sopyan Anggapun membalasnya lagi.”LA TERUS IKI NGKO SIDO TAK GESERI TAK ORA JENENGAN,”harap Polisi Jepara kepada anggota TNI AL. Meski demikian di jawabnya santai oleh anggota TNI AL lagi. ” YO WIS ,MEH MBOK GESER MEH ORA KAREP MU,TERSERAH KOWE WIS,WIS NDAS NGELU,MUMET KOK “, pungkas anggota TNI AL.
Selanjutnya diakhiri balasan rayuan suara rendah dari Sopyan Angga.”OJO NGONO AA, SAMPEAN KOK NGONO KARO AKU LHOO”.tutupnya.
Vidio tiktok ini viral setelah diunggah dimedia sosial, tiktok, FB dan IG dengan ribuan berbagai tanggapan dari masyarakat maya.
PARTAI GERINDRA ANGKAT BICARA SAYEMBARA RP,10 JUTA
Maraknya pemain BBM Solar subsidi rakyat, dikawasan Pantura, Jateng membuat geram datang dari partai Gerindra. Partai besutan Presiden Prabowo ini membuat sayembara,bagi siapapun yang harus membongkar jaringan mafia BBM.
Sayembara itu dengan hadiah Rp,10 juta yang sukses membongkar jaringan mafia BBM solar , sebab hak daripada petani, nelayan dan sopir angkutan dirampas. Menurut partai Gerindra,penyimpangan mafia BBM solar melibatkan oknum aparat,baik TNI ataupun Polri, pemilik SPBU dan penadah.(3/M/KOH)

